Alat Fisioterapi : Infra Red Corona STAND

IRR STAND (alat fisioterapi)




Infra Red Rays Corona
HARGA : Rp.2.000.000

Merk / tipe : CORONA type GL-88 One lamp

Power : AC 220 V, 5A / 60 Hz

Power Comsuption : 150 W

Weight : 10,5 Kg

Timer : Digital Continous adjustment in 90 min

Reflector : Alumunium




Kategori alat fisioterapi

Alat Fisioterapi : Infra Red Stand

IRR Stand Marvell 3 Lamp (alat fisioterapi)





Harga Rp. 3.500.000

Alat Fisioterapi TENS KWD 808

Alat Fisioterapi TENS KWD

alat fisioterapi tens kwd
Alat Fisioterapi tens kwd ini sudah banyak dikenal oleh fisioterapis di indonesia. Kebanyakan fisioterapi pemula menggunakan alat ini. Walaupun sebenarnya alat ini juga digunakan oleh akupuntur. Alat ini mempunyai output sebanyak 6 channel, dan ada 5 pilihan arus, kita juga bisa mengatur freq dan amplitudonya.

Jika anda membeli alat fisioterapi tens kwd ini, anda akan mendapatkan assesoris yang lumayan banyak, dengan harga yang sangat murah, anda bisa mendapatkan : mesin tens kwd, pad 2 pasang, kabel pad 2 pasang, kabel akupuntur 6 buah, pen elektroda, manual book, adaptor, dan buku titik2  akupuntur.

Berikut ini spesifikasi dari pabriknya :

Features
  • 6 channels
  • Locates Acu-Points
  • Stimulating massage and magnetic treatment
  • Safety feature
  • Various pulse wave modes

Specifications
  • Wave modes: Continuous Wave, Dense-Disperse Wave, Intermittent Wave, Ripple Wave and Respiration Wave
  • Power supply: AC or DC (6 batteries C)
  • Power consumption: 5W
  • Weight: 1.5 kg (3.3 lbs)
  • Dimension: 220 x 170 x 75 mm (8.5" x 7" x 3")
  • Package includes: stimulator, acu-points locator, 6 wire clips (pin wires), 6 magnets, 6 pairs of rubber pads.

Alat Fisioterapi : TENS dan Elektrikal stimulasi MARVELL

TENS MARVELL (alat fisioterapi) "FISIOTERAPI"



Adalah Electric Stimulator & TENS , Sinyal utama pada system ini adalah berbentuk sinyal kotak (rectangular). Jenis arus yang tersedia pada tipe ini adalah DC (Direct Current) monophasic pulsed - interrupt DC dan AC (Alternate Current) biphasic pulsed - interrupt modulation.


Pada kelompok arus DC dengan penamaan IDC terdapat 4 jenis spesifikasi sinyal, yaitu :
1.IDC Variabel
2.IDC Trabert
3.Faradic
4.Galvanic

Pada kelompok arus AC dengan penamaan TENS terdapat 4 jenis spesifikasi sinyal, yaitu :
1. Burst
2. Conventional
3. AL-TENS (Accupuncture Like TENS),
4. Intens
5. Interferensi

Indikasi dan kontra indikasi fisio elektris
Kontra indikasi umum :
1.Demam
2.Tumor
3.Tuberculosa
4.Pasien tidak sadar "FISIOTERAPI"

Absolute kontra indikasi :
1.Hilangnya sensitifitas pada daerah yang di terapi

Relatif kontra indikasi :
1.Kelainan kulit dan gangguan sensitifitas
2.Proses radang yang terlokalisir
3.Thrombosis ( beresiko terjadinya embolism )
4.Ibu hamil ( untuk aplikasi pada lumbal dan perut )
5.Pasien yang cenderung mengalami pendarahan
6.Adanya pace maker ( absolute kontra indikasi bagi TENS )
7.Implant methalik ( Jika pasien merasakan tidak nyaman )

Relatif kontra indikasi untuk TENS
1.Daerah sinus carotif
2.Mata
3.Penderita jantung ( untuk aplikasi di dada )
4.CVA ( untuk aplikasi pada kepala )

KELOMPOK JENIS SINYAL IDC

1.IDC Variabel
Spesifikasi Sinyal :
Rectangular Direct Current,
Monophasic Pulsed,
Interrupted DC,
Waktu interval dan durasi dapat di sesuaikan menurut kebutuhan,
Interval time : 1 – 2000mS,
Duration time : 1 – 200mS,
Karakter :
Untuk Elektrodiagnosis :
pemeriksaan myasthenic reaction
pemeriksaan myotonic reaction
Lokalisasi neuropraxia blok
Membuat Strenght Durattion Curve ( SDC )
Untuk Elektroterapi : ( Fungsional Elektro Stimulasi / FES )
Pasca operasi / pasca trauma dimana pasien tidak ada kemampuan berkontraksi secara voluntair
Stadium awal ( re – innervasi )
Athropy akibat immobilisasi dalam waktu yang lama
Paralisis / parese akibat hemiplegi

2.IDC Trabert
Spesifikasi Sinyal :
Rectangular Direct Current,
Monophasic Pulsed,
Interrupted DC,
Waktu interval dan durasi tidak dapat diatur,
Interval time : 5 mS,
Duration time : 2 mS,
Karakter :
Untuk memodulasi nyeri pada syaraf bermyelin tipis dengan metode segmental misal : nyeri pada cervical headache baik yang menjalar sampai lengan atau tidak, nyeri akibat intermittent claudication ( nyeri pada gastroc saat jalan ).
Aplikasi :
nyeri kepala / leher yang tidak menjalar sampai lengan penempatan elektroda negative di posisikan caudal dari pada elektroda positif.
Nyeri kepala / leher yang menjalar elektroda negative di posisikan proximal dari pada elektroda positif.
Untuk nyeri intermittent claudication jika bilateral elektroda negative di letakkan pada region gluteal, elektroda positif di lumbal

3.IDC Faradic
Spesifikasi Sinyal :
Rectangular Direct Current,
Monophasic Pulsed,
Interrupted DC,
Bentuk pulsa simetris ( interval = durasi ),
Frekwensi telah ditentukan sebesar 50Hz, 100Hz dan 250Hz,
Waktu interval dan durasi sebesar 0,5 detik.

Untuk Elektrodiagnosis :
pemeriksaan myasthenic reaction
pemeriksaan myotonic reaction
Lokalisasi neuropraxia blok
Untuk Elektroterapi : ( Fungsional Elektro Stimulasi / FES )
Pasca operasi / pasca trauma dimana pasien tidak ada kemampuan berkontraksi secara voluntair
Stadium awal ( re – innervasi )
Athropy akibat immobilisasi dalam waktu yang lama
Paralisis / parese akibat hemiplegi
Pada kasus kesulitan jalan elektroda dapat di aplikasikan pada nervus peroneus.

4.IDC Galvanic / CDC (Continues Direct Current)
Spesifikasi Sinyal :
Continues Direct Current,

Karakter :
Digunakan untuk iontoforosis ion –ion aktif missal : memasukkan ion obat ke dalam jaringan melalui kulit , ion obat yang bermuatan negative di letakkan pada elektroda yang bermuatan negative sehingga terjadi reaksi tolak menolak , kemudian elektroda yang bermuatan positif di letakkan secara berlawanan sehingga ion obat akan masuk ke dalam kulit, jika ion obat bermuatan positif aplikasinya sebaliknya.
Indikasi :
1.Scarf ( nyeri jaringan parut )
2.Neuralgia
3.Subcutaneus fibrosis
4.Tendinitis
5.Luka
6.Infection jamur
7.Arthrosis
8.Nyeri akibat injection

KELOMPOK JENIS SINYAL TENS

1.Burst TENS
Spesifikasi Sinyal :
Symmetric Rectangular Alternate Current,
Biphasic pulsed,
Interrupted modulation,
Waktu Durasi : 200μS atau ( Simetris 2,5 KHz )
Frekwensi : 1 – 10 Hz

Burst TENS jika conventional TENS tidak efektif
misalya pada daerah di jaringan yang dalam seperti myofacial pain dan kasus kasus nyeri kronis

Aplikasi :
Elektroda di tempatkan pada syaraf perifer / distal motor point ( biasanya terletak 1/3 proximaldari muscle belly )
Lama pemberian arus 20 – 45 menit ( agar tidak terjadi kelelahan otot karena pada arus burst TENS terjadi kontraksi otot ).

2.Conventional TENS
Spesifikasi Sinyal :
Symmetric Rectangular Alternate Current,
Biphasic pulsed,
Interrupted modulation,
Waktu Durasi : 200μS atau ( Simetris 2,5 KHz )
Frekwensi : 80 - 100 Hz
Sasaran arus adalah mengaktivasi saraf diameter besar.
Serabut yang akan teraktivasi adalah A beta, mekanoreseptor.
Sensasi yang ditimbulkan adalah Paraestesia yang kuat dengan sedikitkontraksi.
Karakter fisika yang dimiliki adalah frekwensi tinggi dengan intensitas rendah pola kontinyu
Conventional TENS indikasi untuk mengobati hyperesthesia dan causalgya sebagai akibat dari lesi saraf perifer, phantom pain, Scarf, post operasi pain dan low back pain.
Aplikasi :
Elektroda di posisikan pada titik nyeri dermatom, durasi terapi dapat di lakukan secara terus menerus saat nyeri terjadi, mekanisme analgetiknya pada tingkat segmental "FISIOTERAPI"

3.Intens TENS
Spesifikasi Sinyal :
Symmetric Rectangular Alternate Current,
Biphasic pulsed,
Interrupted modulation,
Frekwensi : 200Hz
Interval/Durasi : 0,5 – 2 detik

Karakter :
Sasaran arus adalah mengaktivasi serabut saraf berdiameter kecil.
Jaringan yang teraktivasi adalah Nosiseptor.
Sensasi yang diinginkan adalah intensitas tertinggi yang masih dapat ditolelir pasien dengan sedikit kontraksi otot.
Karakter fisika yang dimiliki adalah frekwensi tinggi 200 pps dengan durasi >1000μS, intensitas tertinggi yang masihtertolelir pola arus kontinyu.

Saran Penggunaan :
Elektrode ditempatkan pada daerah nyeri atau disebelah proksimal titik nyeri pada cabang utama saraf yang bersangkutan.
Profil analgetik <> 1 jam dan bisa terjadi hipoaestesia.
Durasi terapi yang dianjurkan adalah 15 menit.
Mekanisme analgetiknya adalah peripheral, ekstrasegmental serta segmental.

4.AL-TENS ( Acupuncture Like TENS )
Spesifikasi Sinyal :
Symmetric Rectangular Alternate Current,
Biphasic pulsed,
Interrupted modulation,
Waktu Durasi : 200μS atau ( Simetris 2,5 KHz )
Frekwensi : 1 - 10 Hz

Karakter :
Sasaran arus adalah aktivasi motorik untuk menimbulkan kantraksi otot-otot fasik yang berakhir pada aktivasi saraf berdiameter kecil non noksius.
Serabut yang teraktivasi adalah G III, A delta ergoseptor.
Sensasi yang diinginkan adalah kontraksi otot fasik yang kuat tetapi nyaman.
Karakteristik fisika yang dimiliki adalah frekwensi rendah, intensitas tinggi.

Saran Penggunaan :
Elektrode ditempatkan pada motor point atau nyeri miotom.
Profil analgetik yang dimiliki adalah terjadi pada > 30 menit setelah dinyalakan dan baru hilang >1 jam setelah mesin dipadamkan.
Durasi terapi yang dianjurkan adalah 30 menit setiap terapi.
Mekanisme analgetiknya adalah ekstrasegmental/supraspina
l / supraspinal ataupun segmental.

Specifikasi :
Power AC 220 V / 60 Hz
Power consumption 60 watt
Output power 100 mA
Treatment frequency 3 ~ 2000 Hz
Treatment time 1 ~ 90 minute
Pulse 150 ~ 200 mS
Dimension 250 X 180 X 90 milimeter
Mode IDC : Variable, trabert, faradic, Galvanic
TENS : Burst, Conventional, Intens, AL- TENS
Channel output Dual channel

Kategori alat fisioterapi

harga alat fisioterapi 37 alat fisioterapi 31 jual alat fisioterapi 15 alat diatermi lampu

harga alat fisioterapi
37









alat fisioterapi
31









jual alat fisioterapi
15









alat diatermi lampu
8









gambar traksi
8









alat alat fisioterapi
6









alat fisioterapi merek og giken
6









distributor alat fisioterapi
6









gambar alat enraf
6









jual alat fisiotherapy

Alat Fisioterapi : Microwave Diathermy BIOWAVE HM-801

Microwave Diathermy BIOWAVE HM-801 (alat fisioterapi)



Harga Rp. 40.000.000

Microwave menembus lebih dalam ke dalam jaringan, otot dan dengan demikian meningkatkan sirkulasi darah lokal di otot. organisasi subkutan dan orang lain dapat diperingatkan secara merata tanpa pemanasan kulit berlebihan.
Microwave terapi dapat diterapkan untuk bagian perawatan pasien dengan dalam gaun hanya dengan memutar radiator dengan porsi pengobatan.
Biowave HM-801 memiliki radiasi panas sistem serbaguna terkonsentrasi dan keberhasilan terapi termasuk efek termal tidak bisa dibantah.


SESIFICATION
* Power : AC 220V, 60Hz
* Power consumption : 700W
* Output strength : 0-24W
* Output frequency : 2450MHz
* Wavelength of : 124.4mm
* Output mode : Continous & intermitten
* Treatment time : 5-30minutes
* Weight : 22kg
* Dimension : 430x315x760mm

Alat Fisioterapi : Microwave Diatermi (MWD) MW250

Microwave Diatermi (MWD) MW250 (alat fisioterapi)

Harga : 33.000.000

Microwave
diathermy Jenis MW Unit - 250 (dengan digital layar) mengadopsi prinsip bahwa microwave dapat polarisasi molekul. Ini membuat suhu kutub positif dan negatif dari molekul air dalam tubuh manusia meningkat cepat karena gesekan ungu antara molekul dengan perubahan yang cepat dari lapangan listrik microwave maka air akan menghaluskan dan menguap, dan pada tisu lalu dipadatkan. Ini adalah teknologi baru yang dapat menggantikan teknologi konvensional listrik membakar, membekukan, laser.


Unit ini dikendalikan oleh komputer dan memiliki fungsi ganda terapi dan fisioterapi.



JANGKAUAN OPERASI
Jenis dari alat memiliki fungsi lengkap, mudah dioperasikan. Hal ini dapat ekstensif penggunaan dalam operasi pada saluran pencernaan, ginekologi, bedah, wasir, dermatologi, organ-organ indera kelima, organ kemih, saluran empedu / kantong empedu dan bedah saraf.

DASAR PARAMETER
Model: tipe I, kategori B
microwave frekuensi output: ± 2450MHz 30MHz
Microwave power output: 0 ~ 250 W (disesuaikan)
Batas waktu kontrol otomatis: 0 ~ 99 menit
Power supply: 220V ± 22V: 50Hz ± 1Hz
Konsumsi daya: 440VA
Komponen bagian: unit utama dan aksesorinya
(termasuk kabel output dan probe)
Dimensi tubuh utama: 360 x 420 x 800 mm
Berat kotor: 30 kg

Alat Fisioterapi Traksi China JYZ IIIB

ALAT FISIOTERAPI TRAKSI


Alat Fisioterapi Traksi JYZ adalah alat traksi yang lain dari alat fisioterapi lainnya. Fitur yag dimiliki dan tidak dimiliki alat fisioterapi traksi lainnya adalah dimana alat ini bisa menarik pada sudut kemiringan tertentu.

Spesifikasi :

Harga :Rp. 75.000.000 Nego





















Untuk pemesanan alat ini hubungi Kontak kami di 085295443433 (Bpk. Risto Ariwibowo)
Kategori alat fisioterapi
Bagikan ke Teman Facebook anda

TRAKSI MOT-90 dr. Morthon (alat fisioterapi)


Traksi MOT 90
Microcomputer Control Cervix & Lumbal Traction 100Kg
Harga : 65.000.000 (Nego)

Alat Fisioterapi : Traksi China JYZ IIIB

Traksi China JYZ IIIB (alat fisioterapi)


Spesifikasi :


Harga :Rp. 55.000.000





















Alat Fisioterapi : Traksi Elektrik Marvell

TRAKSI ELEKTRIK MARVELL (alat fisioterapi)




















Harga : 35.000.000

Pengenalan Produk ;
Inovasi terbaru traksi elektrik Marvel
Desain dan teknologi modern
dilengkapi dengan beberapa metode terapi
Mudah dalam aplikasi dengan indikator digital

Spesification ;
Power : 50 W 220 V
Traction load : 5 – 99 kg
Hold time : electronic 1 – 60 sec
Rest time : electronic 1 – 60 sec
Treatment timer : 60 min.
Dimention main unit : 300 x 520 x 700 mm
Dimention bed unit : 2240 x 560 x 760 mm
Weight main unit : 80 kg
Weight Bed unit : 40 kg

INDICATION ;
1. CERVICAL VERTEBRA DISEASE ; hernia disease, deformity cercival vertebrae, secendary scalenus syndrome, fracture of the spinal cord bone, shoulder and arm symptom, whiplash injury.
2. LUMBOSACRAL VERTEBRA DISEASE ; hernia nucleus pulposus (HNP), cartilage disease, Low back pain, sciatica (ischialgia), fracture in bone, distraction of vertebra lumbalis
Accessories :
1. Stool
2. Traction belt
3. Cervical harnes

SENAM BAYI, StimulasiOptimal di Masa Pertumbuhan

SENAM merupakan cara terbaik untuk mempertahankan kebugaran. Bagaimana bila ini diterapkan pada bayi?

Senam bayi merupakan bentuk permainan gerakan pada bayi, yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan, serta kemampuan pergerakan bayi secara optimal. Selain itu, juga untuk mengetahui jika terjadi perkembangan yang salah secara dini. Ini merupakan tindakan antisipasi yang tepat untuk penanganan agar bayi tumbuh normal.

”Senam bayi sangat penting karena ini merupakan salah satu usaha untuk mengoptimalisasikan proses tumbuh kembang pada bayi. Segala aspek yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang bayi bisa tercapai dan terpenuhi. Selain itu, dengan senam bayi juga bisa mendorong inteligensi yang kompleks untuk bayi, termasuk belajar mengoordinasi,” ungkap ahli fisioterapi dari Rumah Sakit Adi Husada Undaan Surabaya Ninik Sutini SMPh.

Sementara, menurut Ahli Rehabilitasi Medik RSUPN Cipto Mangunkusumo dr Amendi Nasution SpRM, senam bayi sangat penting untuk menguatkan otot-otot dan juga sendisendi pada bayi sebagai persiapan bayi untuk duduk, berdiri, dan berjalan.

Hal senada diungkapkan seorang penyelenggara pendidikan dan kesehatan sekaligus kepala sekolah Twinkle Star, Lely Tobing, ”Senam bagi bayi sangat penting karena sama halnya dengan orang dewasa yang butuh senam untuk kebugaran tubuh. Begitu juga bagi bayi, dengan senam bayi membuat bayi merasa lebih segar.” Senam bayi sebaiknya dilakukan ketika bayi berumur 3 bulan ke atas, setelah kepala bayi mulai kuat. Saat usia bayi belum mencapai 3 bulan, gerakan- gerakan yang dilakukan bayi lebih kepada gerakan refleks.

”Sehingga kalau belum usia 3 bulan sudah diintervensi dengan gerakan yang dibantu orang lain, maka bisa saja akan terjadi penyimpangan- penyimpangan pada gerakan refleks bayi tersebut,” ung- kap Ninik. Gerakan pada senam bayi juga harus disesuaikan dengan perkembangan motoriknya. Ada tahapan-tahapan penting yang harus diperhatikan pada senam bayi, hal ini sesuai dengan proses tumbuh kembang bayi.

”Ada tiga tahap perkembangan bayi.Tahap pertama usia 3–6 bulan,tahap kedua usia 6–9 bulan, dan tahap ketiga usia 9–12 bulan,” ungkap dr Amendi. Untuk tahap awal, usia 3– 6 bulan, merupakan proses bayi belajar merangkak, dibutuhkan tangan dan kaki yang kuat untuk menopang tubuh bayi ketika merangkak. Senam dengan mengoptimalkan gerakan tangan dan kaki, berfungsi untuk membantu bayi merangkak.

”Tahapan pertama bisa dimulai dengan senam di antara kedua tangan, kedua kaki, dan mata. Dengan fokusnya pada gerakan tangan dan kaki,” ucap Ninik. ”Selain fokus pada gerakan kaki dan tangan, mata bayi juga dirangsang untuk mengikuti pergerakan kedua tangan dan kaki,” ujarnya. Senam bayi bisa dilakukan dengan posisi bayi tengkurap atau telentang.

Untuk posisi bayi tengkurap bisa dengan cara menekan pantat bayi secara halus dan pelan-pelan untuk memperoleh pergerakan panggul yang optimal. Bisa juga dikombinasikan dengan mengangkat kedua kaki sampai lutut bersudut 90 derajat. Hal ini untuk meluaskan pergerakan panggul.

Sementara itu, menurut Lely Tobing, gerakan-gerakan senam bisa dilakukan dengan menarik kaki kiri dan kaki kanan ke depan sehingga bisa membantu saat dia mulai merangkak karena otot-ototnya menjadi lebih lentur dan juga membantu otot-ototnya ketika bergerak. Jika bayi mulai tengkurap, proses tumbuh kembang selanjutnya adalah persiapan untuk duduk, menurut dr Amendi, otot panggul bayi perlu distimulasi agar bayi bisa duduk dengan benar.

Dipandu Tenaga Ahli

SENAM bayi dapat dilakukan oleh orangtua atau orang yang terdekat dengan sang anak. Namun untuk bayi prematur, ahli rehabilitasi medik RSUPN Cipto Mangunkusumo dr Amendi Nasution SpRM menyarankan sebaiknya yang melakukan senam bayi adalah orang yang profesional atau ahli fisioterapi.

”Bukan berarti orangtua tidak boleh. Tetapi memang sebaiknya yang melakukan adalah ahli fisioterapi karena takutnya kalau orangtua langsung yang melakukan, terjadi kesalahan pada gerakan senamnya,” ungkapnya. Menurut dia, senam untuk bayi prematur berbeda dengan senam untuk bayi normal.

”Disesuaikan dengan kondisi bayi,” ujarnya. Hal yang sama juga disarankan oleh ahli fisioterapi dari Rumah Sakit Adi Husada Undaan Surabaya Ninik Sutini SMPh. ”Pada dasarnya kan yang mengetahui perkembangan hari per hari dari si bayi adalah orangtuanya. Dengan begitu jika orangtua ingin melakukan senam bayi tetap harus di bawah pengawasan ahli fisioterapi,” katanya.

Sementara itu durasi yang dibutuhkan untuk melaksanakan senam untuk bayi prematur seperti yang diungkapkan Ninik adalah 3 kali dalam sehari selama 10 menit. ”Dengan demikian,diharapkan bayi bisa mengejar keterlambatannya, dan nantinya bisa tumbuh kembang seperti layaknya bayi normal,” paparnya.

Dengan panduan dari ahli fisioterapi, senam bayi yang bertujuan untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan, serta kemampuan pergerakan bayi secara optimal dapat dicapai dengan sempurna. Sentuhan pada bayi juga mempererat hubungan ibu- anak.

Lakukan oleh Orang Terdekat

GERAKAN pada senam bayi tidak boleh dipaksakan. Sebaiknya, senam dilakukan oleh orang yang sudah dikenal sang bayi. Akan lebih baik jika dilakukan oleh sang bunda.

Pelaksanaan senam bayi jauh lebih mudah karena bayi terbiasa dengan berbagai sentuhan yang dilakukan si ibu terhadap bayinya. Secara psikologis, hal tersebut juga menjadi sarana kedekatan antara anak dan ibu.

”Ketika melakukan senam bayi, si ibu bisa sambil melakukan proses komunikasi dengan anak. Tentunya komunikasi yang dilakukan juga yang sesuai dengan tahap kembang anak. Harapannya, ketika anak sudah besar, dia akan mencari perlindungan di rumah, bukan di luar rumah,” tutur Ninik Sutini.

Sependapat dengan Ninik, Lely Tobing mengatakan, dengan menggerakkan bagian-bagian tubuh si bayi, akan tercipta sebuah hubungan. Ada dialog atau interaksi antara ibu dan anak. Dengan alasan itulah, Lely menyarankan agar gerakan senam bayi dibantu oleh sang ibu. Selain bisa mempererat pola asuh antara ibu dan anak, menurut dia, keuntungan lainnya adalah rasa percaya diri anak bisa lebih dikembangkan.

Sebenarnya senam bayi juga bisa dilakukan dengan bantuan ahli fisioterapi berpengalaman, tapi biasanya ada kendala yang sering dihadapi. Karena yang melakukan senam adalah orang asing, biasanya anak suka terkejut. ”Dibutuhkan waktu agar anak bisa merasa welcome,” ungkap Ninik.

Namun begitu, Ninik mengatakan, ada keuntungan bila senam bayi dilakukan dengan bantuan ahli fisioterapi, yakni membuat anak lebih berani menghadapi orang lain. Anak akan menjadi lebih supel dan mudah bergaul karena sudah terbiasa dengan orang asing. Dengan begitu membuat anak jadi tidak mudah menangis dan rewel.

”Selain itu goal yang ingin dicapai juga bisa tepat. Jadi, kalau ada gerakan-gerakan yang salah bisa segera diatasi,” papar Ninik. Menurut dia, bayi yang mengikuti senam bayi, umumnya perkembangan motoriknya lebih cepat daripada yang tidak pernah melakukan senam bayi.

Manfaat lain dari senam bayi ini, menurut dr Amendi, adalah melancarkan peredaran atau sirkulasi darah, jantung, meningkatkan koordinasi dan keseimbangan serta kewaspadaan. Agar mendapat hasil yang optimal, sebaiknya senam bayi dilakukan rutin setiap pagi dan sore hari dengan durasi sekitar 10-15 menit setiap harinya.

”Tujuannya selain untuk perkembangan saraf motorik dan sensorik, juga untuk kecerdasan majemuk. Selain itu untuk berguna untuk mengoptimalisasikan fungsi pendengaran, penglihatan, dan tumbuh kembang bayi,” kata Ninik. Senam bayi bisa dilakukan bahkan ketika bayi telah berusia tiga tahun. Menurut Lely Tobing, pada usia tersebut anak masih tetap harus dibantu. Lely melihat dari sudut perkembangan bahasa mereka.

Kemampuan menerima perintah dan mengeluarkan apa yang diperintahkan dalam bentuk tindakan masih terbatas. Kosakata serta konsentrasi anak masih terbatas sehingga mereka masih perlu bantuan.

”Misalkan pegang kaki kiri, pegang kaki kanan, tangan kanan diangkat ke atas, perintah-perintah seperti itu belum tentu mereka langsung connect,” contohnya. Dia menambahkan, kadang anak masih bingung antara perintah yang diberikan dengan apa yang harus dilakukan sehingga membutuhkan waktu yang sedikit lama untuk melaksanakan apa yang diperintahkan.

Senam untuk Bayi Prematur

ELIS, 28, sempat khawatir ketika bayinya terlahir prematur, dengan berat sekitar 1.500 gram. Kecemasan semakin menghantui ketika dia mulai membayangkan buah hatinya tidak bisa tumbuh layaknya bayi normal. Ketakutan-ketakutan semacam itu mungkin tidak hanya dirasakan Elis.

Masih banyak Elis-Elis yang lain yang melahirkan bayi prematur dan khawatir akan perkembangan si buah hati. ”Kebetulan saya disarankan oleh pihak rumah sakit untuk melakukan senam bayi, untuk membantu perkembangan si kecil,” ungkapnya. Dengan menggunakan buku panduan mengenai senam bayi, dia mengakui si kecil lebih terbantu dalam proses tumbuh kembang.

Ahli fisioterapi dari Rumah Sakit Adi Husada Undaan Surabaya Ninik Sutini SMPh mengatakan, senam bayi juga bertujuan untuk mengejar keterlambatan bayi yang terlahir prematur. ”Sangat disarankan senam bayi untuk bayi yang terlahir prematur untuk mengejar keterlambatannya. Jika bayi yang lahir prematur tetapi tidak melakukan senam bayi maka bayi tersebut akan berkembang apa adanya.

Hal ini dikarenakan tidak ada stimulasi atau rangsangan dari luar sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai tahap perkembangan seperti bayi normal,” kata Ninik. Namun, Ninik menjelaskan, metode senam untuk bayi prematur sedikit berbeda dengan bayi yang terlahir normal.

”Lebih mengacu pada kemampuan fisik bayi saat itu. Normalnya usia 4 bulan bayi sudah bisa merangkak, tapi kalau bayi prematur belum bisa, paling dia baru bisa miring ke kanan, dan miring ke kiri. Dengan begitu senamnya disesuaikan dengan perkembangan fisik si bayi,” papar Ninik.

Pada tahap ini, lanjut Ninik, hal yang bisa dilakukan adalah dengan menekuk secara perlahan kaki dan tangan bayi agar ototnya kuat sebagai persiapan dia merangkak. ”Yang jelas, metode senamnya diturunkan dari standar tumbuh kembang bayi normal,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa dengan senam akan membantu melancarkan peredaran darah, selain itu edaran darah yang ke otak juga akan semakin meningkat dan kemampuan sensorik juga akan terangsang lewat senam bayi.

Karena itu berbagai aspek yang dibutuhkan untuk tahap tumbuh kembangnya, seperti sensorik, motorik dan kognitif akan terangkum semuanya melalui senam bayi.

Pelatihan Fisioterapi

Pelatihan Fisioterapi dengan subspesialistik Stroke dan Pediatri
Surabaya, 19 – 21 Januari 2012
Ikatan Fisioterapi Indonesia Cabang Surabaya akan mengadakan Pekan Pelatihan dan Seminar ( PEPSI ) dalam bentuk Pelatihan dan Workshop Fisioterapi pada tanggal 19 – 21 Januari 2012 di Hotel Ibis Surabaya.
PEPSI yang baru pertama kali diselenggarakan ini memilih tema Physiotherapy with Love dengan subspesialistik bidang Neurologi dan Pediatri. Acara ini akan menghadirkan pembicara ahli, seperti Dokter Spesialis Saraf dan Fisioterapi ahli pada bidangnya masing – masing dan dengan metode terkini.
Waktu dan tempat
Kamis – Sabtu, tgl 19 – 21 Januari 2012
Hotel IBIS Jl. Rajawali ( Jembatan Merah ) Surabaya
Investasi
Rp 1.900.000,-
termasuk akomodasi 3 hari 2 malam di hotel bintang 3 ( check in tgl 19 jam 12.00 check out tgl 21 jam 12.00 ), Makalah, Sertifikat, breakfast, lunch, dinner dan snack
Rp 1.600.000,-
tanpa menginap, Makalah, Sertifikat, lunch dan snack
Pembayaran
pembayaran dapat dilakukan dengan transfer ke Bank :
Bank BCA KCP Dharmahusada no rek : 3880 426 515 an. Trissilowati
Bank Mandiri KC Sidoarjo no rek : 141 00 0682496 5 an. Fransisca Xaveria Hargiani
Pendaftaran
pendaftaran dapat dilakukan secara on line dengan mengisi form pendaftaran peserta pelatihan yang telah tersedia
Personal Kontak
Deddy Herman P 08123541031
Arin Supriyadi 08123577642
Ratno Wahyu S 08123111533
Pembicara
Ruang Stroke
Setyawan, M. Physio
Agus Sujono, Dipl. PT
Heru Purbo K, Dipl. PT., M. Kes
M. Irfan, SKM,SSt Ft, M.Fis
Ruang Pediatri
Nawangsasi Takarini, M. Physio
Debra Maria, LMT,CH,CHA,CBA
Sumber : fisiosby.com

Lowongan Fisioterapi RS OMNI Hospital

  • Fisioterapi (Tangerang)
    Perusahaan: PT Sarana Meditama Metropolitan
    Lokasi: Tangerang


    Advertised:4-1-12 | Closing Date:3-2-12 Kami adalah salah satu Rumah Sakit terkemuka di Indonesia yang mempunyai standart manajemen tinggi & memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, profesional, tepat waktu dan tepat guna. Rumah Sakit kami mendapatkan penghargaan "Superbrand Status" oleh Superbrands Council Indonesia dan telah terakreditasi 16 bidang pelayanan. Lingkungan kerja yang...

    Lihat Detail Lowongan
    Sumber: Jobstreet.com Indonesia

fisioterapi fisioterapi

• Lowongan Kerja Perawat, Bidan, Rekam Medik, Fisioterapi, Dokter di Rumah Sakit Swasta Tangerang
• Lowongan Kerja Administrasi, Tata Usaha di Sekolah Katolik TK/SD/SMP/SMA Bhakti Prima
• Lowongan Kerja Dokter Umum, Spesialis, Perawat, Apoteker, Radiografer, Juni 2009 di Rumah Sakit Swasta
• Lowongan Guru Musik, Lukis, Mandarin, Olahraga, di Sekolah Athalia Februari 2010
• Lowongan Guru SD, SMP, SMA, Pustakawan, Keterampilan, Sosiologi, Geografi di Sekolah Terpadu Pahoa
• Lowongan Kerja Tamatan D3 di Harian Jogja Januari 2010
• Lowongan Kerja Developer Properti Paramount Serpong Januari 2010
• Lowongan Kerja di Yogyakarta Tamatan SMA, D3 di PT Summit Oto Finance
• Lowongan Kerja BUMN Terbaru Desember 2009 PT Batan Teknologi (Persero)
• Lowongan Kerja Rumah Sakit Sari Asih Group Tangerang Desember 2009
• lowongan kerja d3 fisioterapi di medan
• lowongan kerja fisioterapi 2009
• lowongan fisioterapi agustus 2009
• lowongan pekerjaan farmasi rumah sakit serpong tangerang
• lowongan fisioterapi omni international agustus 2009
• lowongan pekerjaan fisioterapi
• lowongan kerja fisioterapi
• unit fisioterapi omni hospital alam sutera
• LOWONGAN PERAWAT DI PAMULANG
• loker fisioterapi
• lowongan honorer fisioterapi
• lowongan kerja terbaru fisioterapi
• informasi lowongan kerja fisioterapi agustus 2009
• lowongan pekerjaan fisioterapi di rumah sakit agustus 2009
• lowongan fisioterapi
• Lowongan kerja rs d3
• lowongan kerja*rumah sakit*omni*tangerang
• lowongan kerja fisioterapi september 2009
• lowongan fisioterapi di rs pertamina balikpapan
• Lowongan fisioterapi
• www CPNS Fisioterapi co id
• lowongan kerja fisioterapi di pontianak
• lowongan fisioterapi di jawa tengah
• lowongan RS omni hospital
• Loker fisioterapi
• fisioterapi rumah sakit omni internasional
• lowongan fisioterapi di kaltim
• Lowongan kerja RS di Tangerang
• lowongan fisioterapi bandung september 2009
• lowongan fisioterapi september 2009
• lowongan kerja D3 rekam medis tangerang september oktober 2009
• Loker Rs omni tangerang
• lowongan D3 Fisioterapi September 2009
• lowongan fisioterapis september 2009
• lowongan kerja terbaru FISIOTERAPI
• lowongan RS Pertamina oktober 2009
• lowongan analis kesehatan DIII jogja internaSIONAL HOSPITAL
• lowongan kerja perawat pt omni hospital banjarmasin
• lowongan kerja administrasi di RS Tangerang september 2009
• cpns fisioterapi 2009
• lowongan omni hospital
• lowongan perawat honorer
• loker jogja international hospital september 2009
• pns fisioterapi 2009
• loker fisioterapi di medan
• penerimaan pns fisioterapi 2009
• lowongan pns fisioterapi 2009
• fisioterapi untuk cpns 2009 sumatera utara
• lowongan cpns fisioterapi 2010
• RS Omni International Hospital
• fisioterapi hospital bali
• bogor lowongan kerja kristen katolik oktober 2009
• Info S1 fisioterapi di jogja
• Pegawai negri sipil fisioterapi
• lowongan cpns jurusan fisioterapi
• lowongan Fisioterapi
• cpns fisioterapis
• LOWONGAN RUMAH SAKIT OMNI
• lowongan kerja cpns Terbaru fisioterapi bulan september 2009
• cpns fisiotrerapi 2010
• cpns fisioterapi jember 2009
• penerimaan cpns fisioterapi
• penerimaan CPNS fisioterapi 2009
• info cpns fisioterapi jatim 2009
• loker D3 KIMIA ANALISIS DI RUMAH SAKIT SWASTA OKTOBER 2009
• CPNS Fisioterapi
• PNS 2009 FISIOTERAPI
• cpns fisioterapi
• info CPNS fisioterapi oktober 2009 palangkaraya banjarmasin bandung
• lowongan kerja d3 fisioterapi
• lowongan kerja D III Fisioterapi di rumah sakit oktober 2009
• PNS FISIOTERAPI BOGOR
• info CPNS FARMASI RS DKI JAKARTA
• lowongan kerja di jogja international hospital oktober 2009
• lowongan fisioterapi indonusa 2009 oktober
• lowongan kerja fisioterapi okt 09
• lowongan di RS tangerang oktober 2009
• info low di Jogja international hospital
• cpns D3 fisioterapi
• pns fisioterapi
• lowongan kerja fisioterapi oktober 2009
• lowongan fisioterapi provinsi banten oktober 2009
• lowongan fisioterapi oktober 2009
• lowongan kerja bidan oktober 2009 di jogja internasiona hospital
• Rumah Sakit OMNI Internasional Hospital
• lowongan cpns 2009 fisioterapi
• loker d3 kimia analisis di bekasi oktober 2009
• loker pertamina oktober 2009 untuk DIII farmasi
• lowongan kerja fisioterapi di bogor 2009
• fisioterapi cpns 2009
• lowongan fisioterapi di medan
• loker d3 analsis kimia di rumah sakit swasta internasional oktober 2009
• CPNS FISIOTERAPI medan
• loker fisioterapi pontianak 2009
• lowongan kerja fisioterapi di medan
• loker fisioterapi 2009
• wwwcpnsfisioterapi com
• lowongan kerja di rumah sakit pertamina oktober 2009
• cpns sumatera utara fisio terapi
• lowongan rumah sakit international oktober 2009
• Fisioterapi
• pendaftaran cpns fisioterapi

• lowongan kerja di RS omni internasional
• lowongan kerja di rumah sakit d3 oktober 2009
• loker fisioterapi oktober di jakarta
• lowongan RS Pertamina Jaya Jakarta 2009
• Jurusan Fisioterapi Makassar
• loker fisioterapi oktober 2009
• Lowker rs omni international alam sutra
• Lowongan fisioterapi oktober 2009
• lowowngan kerja d3 di serpong
• LOWONGAN CPNS FISIOTERAPI JOGJAKARTA
• lowongan RS swasta oktober 2009
• lowongan pekerjaan fisioterapi oktober 2009
• pendaftaran pns fisioterapi di kalimantan
• lowongan kerja rumah sakit pertamina balikpapan 2009
• loker rumah sakit tangerang oktober 2009
• lowongan di Rumah sakit oktober 2009 D3
• penerimaan cpns jurusan fisioterapi D3 di pontianak
• fisioterapi di rumah sakit
• info cpns fisioterapi
• lowongan kerja omni hospital 2009
• WWW lowongan fisioterapi bulan oktober2009
• LOWONGAN D3 FISIOTERAPI DI BALI
• penerimaan lowongan kerja lulusan d3 fisioterapi
• lowongan CPNS 2009 kesehatan Fisioterapi terbaru
• lowongan rs pertamina jaya
• lowongan kerja d3 kimia analis 2009 di yogya oktober
• penerimaan pegawai pertamina sultra
• cpns 2009 untuk sumatera utara jurusan DIII rekam medis
• cpns fisioterapi jateng
• lowongan kerja d3 rumah sakit
• FISIOTERAPI
• cpns fisioterapi oktober 2009
• lowongan fisioterapi 2009
• lowongan akuntansi rs banjarmasin
• info lowongan fisioterapi di jakarta timur
• lowongan untuk fisioterapi di bandung
• lowongan d3 fisioterapi
• lowongan kerja fisioterapi di yogyakarta
• lowongan D3 Fisioterapi bulan oktober 2009
• Lowongan RS bintaro international fisioterapi
• lowongan fisioterapi november 2009 jakarta
• lowongan bidan di OMNI Hospital
• Lowongan fisioterapi Oktober 2009
• lowongan D 3 FISIOTERAPI 2009
• lowongan kerja fisioterapi rs pertamina jaya
• loker d3 analsis kimia di pt tempo research
• lowongan kerja fisioterapi november 2009
• lowongan kerja rs pertamina oktober 2009
• cpns fisio terapi
• fisioterapi lowongan
• cpns fisioterapi makassar
• fisioterapi rumahsakit bandung
• profil rumah sakit omni hospital
• www lowong pekerjaan fisioterapi com
• lulusan fisioterapis
• jogja internasional hospital profil
• lowongan kerja fisioterapi bulan november
• Analis kesehatan Jogja international hospital
• lowonkan kerja fisioterapi di sukabumi
• CPNS daerah untuk fisioterapi 2009
• lowongan fisioterapi di jakarta 2009
• Lowongan D3 manajemen pemasaran di rumah sakit jawa tengah november 2009
• rs jogja internasional hospital
• omni hospital
• lowongan D3 kebidanan di RS Tangerang
• cpns fisioterapi madiun 2009
• low ker pns fisioterapi
• lowongan fisioterapi indonusa
• lowong honor perawat
• nfo cpns tenaga fisioterapi 2009
• fisioterapi
• fisioterapi rumah sakit sukabumi
• loker novenber 2009 fisioterapi
• Lowongan D3 Fisioterapi terbaru
• info lowongan kerja fisioterapi terbaru
• lowongan kerja fisioterapi bali
• lowongan kerja nov 09 di rs tangerang
• info cpns fisioterapi sulawesi selatan
• penerimaan pegawai jurusan fisioterapi
• www lowongan kerja fisioterapi com
• lowongan kerja fisioterapi agustus 2009
• cpns fisioterapi di sumbar november 2009
• lowowngan fisioterapi di medan 2009
• PT PLASINDO Lestari Karawang contact person
• www lowongan perkerjaan fisioterapi com
• lowongan rs serpong
• lowngan kerja D III Kebidanan di RS Madiun
• Balikpapan International Hospital
• LOWONGAN KERJA FISIOTERAPI NOVEMBER 2009
• lowongan fisioterapi bulan november
• loker fisioterapi bulan november 2009
• lowongan bidan pamulang 2009
• loker fisioterapi di yogyakarta
• info lowongan kerja fisioterapi di rumah sakit
• lowongan kerja fisioterapi di sumatera utara
• lowongan fisioterapi di rumah sakit bulan november
• lowongan untuk fisioterapi
• Lowongan fisioterapi di tangerang november 2009
• info lowongan kerja fisioterapi di rumah sakit daerah jakarta
• lowongan fisioterapi rumah sakit swasta terbaru
• lowongan kerja di omni hospital tangerang
• lowongan kerja bagi fisioterapi
• LOWONGAN LOGISTIK OMNI INTERNASIONAL
• www loker fisioterapi november 2009
• fisioterapi di banjarmasin
• cpns d3 adm rumah sakit
• info fisioterapi pns 2009
• lowongan fisioterapi di sumatera
• lowongan kerja fisioterapi di jogja
• pendaftar cpns 2009 jurusan fisioterapi

SEO

• Lowongan Kerja Perawat, Bidan, Rekam Medik, Fisioterapi, Dokter di Rumah Sakit Swasta Tangerang
• Lowongan Kerja Administrasi, Tata Usaha di Sekolah Katolik TK/SD/SMP/SMA Bhakti Prima
• Lowongan Kerja Dokter Umum, Spesialis, Perawat, Apoteker, Radiografer, Juni 2009 di Rumah Sakit Swasta
• Lowongan Guru Musik, Lukis, Mandarin, Olahraga, di Sekolah Athalia Februari 2010
• Lowongan Guru SD, SMP, SMA, Pustakawan, Keterampilan, Sosiologi, Geografi di Sekolah Terpadu Pahoa
• Lowongan Kerja Tamatan D3 di Harian Jogja Januari 2010
• Lowongan Kerja Developer Properti Paramount Serpong Januari 2010
• Lowongan Kerja di Yogyakarta Tamatan SMA, D3 di PT Summit Oto Finance
• Lowongan Kerja BUMN Terbaru Desember 2009 PT Batan Teknologi (Persero)
• Lowongan Kerja Rumah Sakit Sari Asih Group Tangerang Desember 2009
• lowongan kerja d3 fisioterapi di medan
• lowongan kerja fisioterapi 2009
• lowongan fisioterapi agustus 2009
• lowongan pekerjaan farmasi rumah sakit serpong tangerang
• lowongan fisioterapi omni international agustus 2009
• lowongan pekerjaan fisioterapi
• lowongan kerja fisioterapi
• unit fisioterapi omni hospital alam sutera
• LOWONGAN PERAWAT DI PAMULANG
• loker fisioterapi
• lowongan honorer fisioterapi
• lowongan kerja terbaru fisioterapi
• informasi lowongan kerja fisioterapi agustus 2009
• lowongan pekerjaan fisioterapi di rumah sakit agustus 2009
• lowongan fisioterapi
• Lowongan kerja rs d3
• lowongan kerja*rumah sakit*omni*tangerang
• lowongan kerja fisioterapi september 2009
• lowongan fisioterapi di rs pertamina balikpapan
• Lowongan fisioterapi
• www CPNS Fisioterapi co id
• lowongan kerja fisioterapi di pontianak
• lowongan fisioterapi di jawa tengah
• lowongan RS omni hospital
• Loker fisioterapi
• fisioterapi rumah sakit omni internasional
• lowongan fisioterapi di kaltim
• Lowongan kerja RS di Tangerang
• lowongan fisioterapi bandung september 2009
• lowongan fisioterapi september 2009
• lowongan kerja D3 rekam medis tangerang september oktober 2009
• Loker Rs omni tangerang
• lowongan D3 Fisioterapi September 2009
• lowongan fisioterapis september 2009
• lowongan kerja terbaru FISIOTERAPI
• lowongan RS Pertamina oktober 2009
• lowongan analis kesehatan DIII jogja internaSIONAL HOSPITAL
• lowongan kerja perawat pt omni hospital banjarmasin
• lowongan kerja administrasi di RS Tangerang september 2009
• cpns fisioterapi 2009
• lowongan omni hospital
• lowongan perawat honorer
• loker jogja international hospital september 2009
• pns fisioterapi 2009
• loker fisioterapi di medan
• penerimaan pns fisioterapi 2009
• lowongan pns fisioterapi 2009
• fisioterapi untuk cpns 2009 sumatera utara
• lowongan cpns fisioterapi 2010
• RS Omni International Hospital
• fisioterapi hospital bali
• bogor lowongan kerja kristen katolik oktober 2009
• Info S1 fisioterapi di jogja
• Pegawai negri sipil fisioterapi
• lowongan cpns jurusan fisioterapi
• lowongan Fisioterapi
• cpns fisioterapis
• LOWONGAN RUMAH SAKIT OMNI
• lowongan kerja cpns Terbaru fisioterapi bulan september 2009
• cpns fisiotrerapi 2010
• cpns fisioterapi jember 2009
• penerimaan cpns fisioterapi
• penerimaan CPNS fisioterapi 2009
• info cpns fisioterapi jatim 2009
• loker D3 KIMIA ANALISIS DI RUMAH SAKIT SWASTA OKTOBER 2009
• CPNS Fisioterapi
• PNS 2009 FISIOTERAPI
• cpns fisioterapi
• info CPNS fisioterapi oktober 2009 palangkaraya banjarmasin bandung
• lowongan kerja d3 fisioterapi
• lowongan kerja D III Fisioterapi di rumah sakit oktober 2009
• PNS FISIOTERAPI BOGOR
• info CPNS FARMASI RS DKI JAKARTA
• lowongan kerja di jogja international hospital oktober 2009
• lowongan fisioterapi indonusa 2009 oktober
• lowongan kerja fisioterapi okt 09
• lowongan di RS tangerang oktober 2009
• info low di Jogja international hospital
• cpns D3 fisioterapi
• pns fisioterapi
• lowongan kerja fisioterapi oktober 2009
• lowongan fisioterapi provinsi banten oktober 2009
• lowongan fisioterapi oktober 2009
• lowongan kerja bidan oktober 2009 di jogja internasiona hospital
• Rumah Sakit OMNI Internasional Hospital
• lowongan cpns 2009 fisioterapi
• loker d3 kimia analisis di bekasi oktober 2009
• loker pertamina oktober 2009 untuk DIII farmasi
• lowongan kerja fisioterapi di bogor 2009
• fisioterapi cpns 2009
• lowongan fisioterapi di medan
• loker d3 analsis kimia di rumah sakit swasta internasional oktober 2009
• CPNS FISIOTERAPI medan
• loker fisioterapi pontianak 2009
• lowongan kerja fisioterapi di medan
• loker fisioterapi 2009
• wwwcpnsfisioterapi com
• lowongan kerja di rumah sakit pertamina oktober 2009
• cpns sumatera utara fisio terapi
• lowongan rumah sakit international oktober 2009
• Fisioterapi
• pendaftaran cpns fisioterapi

• lowongan kerja di RS omni internasional
• lowongan kerja di rumah sakit d3 oktober 2009
• loker fisioterapi oktober di jakarta
• lowongan RS Pertamina Jaya Jakarta 2009
• Jurusan Fisioterapi Makassar
• loker fisioterapi oktober 2009
• Lowker rs omni international alam sutra
• Lowongan fisioterapi oktober 2009
• lowowngan kerja d3 di serpong
• LOWONGAN CPNS FISIOTERAPI JOGJAKARTA
• lowongan RS swasta oktober 2009
• lowongan pekerjaan fisioterapi oktober 2009
• pendaftaran pns fisioterapi di kalimantan
• lowongan kerja rumah sakit pertamina balikpapan 2009
• loker rumah sakit tangerang oktober 2009
• lowongan di Rumah sakit oktober 2009 D3
• penerimaan cpns jurusan fisioterapi D3 di pontianak
• fisioterapi di rumah sakit
• info cpns fisioterapi
• lowongan kerja omni hospital 2009
• WWW lowongan fisioterapi bulan oktober2009
• LOWONGAN D3 FISIOTERAPI DI BALI
• penerimaan lowongan kerja lulusan d3 fisioterapi
• lowongan CPNS 2009 kesehatan Fisioterapi terbaru
• lowongan rs pertamina jaya
• lowongan kerja d3 kimia analis 2009 di yogya oktober
• penerimaan pegawai pertamina sultra
• cpns 2009 untuk sumatera utara jurusan DIII rekam medis
• cpns fisioterapi jateng
• lowongan kerja d3 rumah sakit
• FISIOTERAPI
• cpns fisioterapi oktober 2009
• lowongan fisioterapi 2009
• lowongan akuntansi rs banjarmasin
• info lowongan fisioterapi di jakarta timur
• lowongan untuk fisioterapi di bandung
• lowongan d3 fisioterapi
• lowongan kerja fisioterapi di yogyakarta
• lowongan D3 Fisioterapi bulan oktober 2009
• Lowongan RS bintaro international fisioterapi
• lowongan fisioterapi november 2009 jakarta
• lowongan bidan di OMNI Hospital
• Lowongan fisioterapi Oktober 2009
• lowongan D 3 FISIOTERAPI 2009
• lowongan kerja fisioterapi rs pertamina jaya
• loker d3 analsis kimia di pt tempo research
• lowongan kerja fisioterapi november 2009
• lowongan kerja rs pertamina oktober 2009
• cpns fisio terapi
• fisioterapi lowongan
• cpns fisioterapi makassar
• fisioterapi rumahsakit bandung
• profil rumah sakit omni hospital
• www lowong pekerjaan fisioterapi com
• lulusan fisioterapis
• jogja internasional hospital profil
• lowongan kerja fisioterapi bulan november
• Analis kesehatan Jogja international hospital
• lowonkan kerja fisioterapi di sukabumi
• CPNS daerah untuk fisioterapi 2009
• lowongan fisioterapi di jakarta 2009
• Lowongan D3 manajemen pemasaran di rumah sakit jawa tengah november 2009
• rs jogja internasional hospital
• omni hospital
• lowongan D3 kebidanan di RS Tangerang
• cpns fisioterapi madiun 2009
• low ker pns fisioterapi
• lowongan fisioterapi indonusa
• lowong honor perawat
• nfo cpns tenaga fisioterapi 2009
• fisioterapi
• fisioterapi rumah sakit sukabumi
• loker novenber 2009 fisioterapi
• Lowongan D3 Fisioterapi terbaru
• info lowongan kerja fisioterapi terbaru
• lowongan kerja fisioterapi bali
• lowongan kerja nov 09 di rs tangerang
• info cpns fisioterapi sulawesi selatan
• penerimaan pegawai jurusan fisioterapi
• www lowongan kerja fisioterapi com
• lowongan kerja fisioterapi agustus 2009
• cpns fisioterapi di sumbar november 2009
• lowowngan fisioterapi di medan 2009
• PT PLASINDO Lestari Karawang contact person
• www lowongan perkerjaan fisioterapi com
• lowongan rs serpong
• lowngan kerja D III Kebidanan di RS Madiun
• Balikpapan International Hospital
• LOWONGAN KERJA FISIOTERAPI NOVEMBER 2009
• lowongan fisioterapi bulan november
• loker fisioterapi bulan november 2009
• lowongan bidan pamulang 2009
• loker fisioterapi di yogyakarta
• info lowongan kerja fisioterapi di rumah sakit
• lowongan kerja fisioterapi di sumatera utara
• lowongan fisioterapi di rumah sakit bulan november
• lowongan untuk fisioterapi
• Lowongan fisioterapi di tangerang november 2009
• info lowongan kerja fisioterapi di rumah sakit daerah jakarta
• lowongan fisioterapi rumah sakit swasta terbaru
• lowongan kerja di omni hospital tangerang
• lowongan kerja bagi fisioterapi
• LOWONGAN LOGISTIK OMNI INTERNASIONAL
• www loker fisioterapi november 2009
• fisioterapi di banjarmasin
• cpns d3 adm rumah sakit
• info fisioterapi pns 2009
• lowongan fisioterapi di sumatera
• lowongan kerja fisioterapi di jogja
• pendaftar cpns 2009 jurusan fisioterapi

Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Dekubitus Ulces


PENANGANAN FISIOTERAPI PADA KONDISI
DEKUBITUS ULCES PASIEN POST STROKE


Kita kehilangan sekitar satu gram sel kulit setiap harinya karena gesekan kulit pada baju dan aktivitas higiene yang dilakukan setiap hari seperti mandi.
Dekubitus dapat terjadi pada setiap tahap umur, tetapi hal ini merupakan masalah yang khusus pada penderita stroke dan lansia, karena masalah imobilitas.
Seseorang yang tidak im-mobil yang dan tidak hanya berbaring ditempat tidur sampai berminggu-minggu tanpa terjadi dekubitus karena dapat berganti posisi beberapa kali dalam sejam. Penggantian posisi ini, biarpun hanya bergeser, sudah cukup untuk mengganti bagian tubuh yang kontak dengan alas tempat tidur.
Sedangkan im-mobilitas hampir menyebabkan dekubitus bila berlangsung lama. Terjadinya ulkus disebabkan gangguan aliran darah setempat dan juga keadaan umum dari penderita.
Dekubitus adalah kerusakan/kematian kulit sampai jaringan dibawah kulit, bahkan menembus otot sampai mengenai tulang akibat adanya penekanan pada suatu area secara terus menerus sehingga mengakibatkan gangguan sirkulasi darah setempat.
Walaupun semua bagian tubuh mengalami dekubitus, bagian bawah dari tubuhlah yang terutama beresiko tinggi dan membutuhkan perhatian khsus.
Area yang biasa terjadi dekubitus adalah tempat diatas tonjolan tulang dan tidak dilindungi oleh cukup dengan lemak sub kutan, misalnya daerah sakrum, daerah trokanter mayor dan spina ischiadica superior anterior, daerah tumit dan siku.
Dekubitus merupakan suatu hal yang serius, dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi pada penderita lanjut usia. Dinegara-negara maju, prosentase terjadinya dekubitus mencapai sekitar 11% dan terjadi dalam dua minggu pertama dalam perawatan.
Pasien stroke dan usia lanjut mempunyai potensi besar untuk terjadi dekubitus karena perubahan kulit berkaitan dengan immobilitas tersebut, antara lain:
• Berkurangnya jaringan lemak subkutan
• Berkurangnya jaringan kolagen dan elastin
• Menurunnya efesiensi kolateral kapiler pada kulit sehingga kulit menjadi lebih tipis dan rapuh.


TIPE ULKUS DEKUBITUS
Berdasarkan waktu yang diperlukan untuk penyembuhan dari suatu ulkus dekubitus dan perbedaan temperatur dari ulkus dengan kulit sekitarnya, dekubitus dapat dibagi menjadi tiga;
1. Tipe normal
Mempunyai beda temperatur sampai dibawah lebih kurang 2,5oC dibandingkan kulit sekitarnya dan akan sembuh dalam perawatan sekitar 6 minggu. Ulkus ini terjadi karena iskemia jaringan setempat akibat tekanan, tetapi aliran darah dan pembuluh-pembuluh darah sebenarnya baik.
2. Tipe arterioskelerosis
Mempunyai beda temperatur kurang dari 1oC antara daerah ulkus dengan kulit sekitarnya. Keadaan ini menunjukkan gangguan aliran darah akibat penyakit pada pembuluh darah (arterisklerotik) ikut perperan untuk terjadinya dekubitus disamping faktor tekanan. Dengan perawatan, ulkus ini diharapkan sembuh dalam 16 minggu.
3. Tipe terminal
Terjadi pada penderita yang akan meninggal dunia dan tidak akan sembuh.

PATOFISIOLOGI TERJADINYA DEKUBITUS
Tekanan daerah pada kapiler berkisar antara 16 mmHg-33 mmHg. Kulit akan tetap utuh karena sirkulasi darah terjaga, bila tekanan padanya masih berkisar pada batas-batas tersebut. Tetapi sebagai contoh bila seorang penderita immobil/terpancang pada tempat tidurnya secara pasif dan berbaring diatas kasur busa maka tekanan daerah sakrum akan mencapai 60-70 mmHg dan daerah tumit mencapai 30-45 mmHg.
Tekanan akan menimbulkan daerah iskemik dan bila berlanjut terjadi nokrosis jaringan kulit. Percobaan pada binatang didapatkan bahwa sumbatan total pada kapiler masih bersifat reversibel bila kurang dari 2 jam. Seorang yang terpaksa berbaring berminggu-minggu tidak akan mengalami dakubitus selama dapat mengganti posisi beberapa kali perjammnya.
Selain faktor tekanan, ada beberapa faktor mekanik tambahan yang dapat memudahkan terjadinya dekubitus;
• Faktor teregangnya kulit misalnya gerakan meluncur ke bawah pada penderita dengan posisi dengan setengah berbaring
• Faktor terlipatnya kulit akiab gesekan badan yang sangat kurus dengan alas tempat tidur, sehingga seakan-akan kulit “tertinggal” dari area tubuh lainnya.
Faktor teragannya kulit akibat daya luncur antara tubuh dengan alas tempatnya berbaring akan menyebabkan terjadinya iskemia jaringan setempat.
Keadaan ini terjadi bila penderita immobil, tidak dibaringkan terlentang mendatar, tetapi pada posisi setengah duduk. Ada kecenderungan dari tubuh untuk meluncur kebawah, apalagi keadaannya basah. Sering kali hal ini dicegah dengan memberikan penhalang, misalnya bantal kecil/balok kayu pada kedua telapak kaki. Upaya ini hanya akian mencegah pergerakan dari kulit, yang sekarang terfiksasi dari alas, tetapi rangka tulang tetap cederung maju kedepan. Akibatnya terjadi garis-garis penekanan/peregangan pada jaringan subkutan yang sekan-akan tergunting pada tempat-tempat tertentu, dan akan terjadi penutupan arteriole dan arteri-arteri kecil akibat terlalu teregang bahkan sampai robek. Tenaga menggunting ini disebut Shering Forces.
Sebagai tambahan dari shering forces ini, pergerakan dari tubuh diatas alas tempatnya berbaring, dengan fiksasi kulit pada permukaan alas akan menyebabkan terjadinya lipatan-lipatan kulit (skin folding). Terutama terjadi pada penderita yang kurus dengan kulit yang kendur. Lipatan-lipatan kulit yang terjadi ini dapat menarik/mengacaukan (distorsi) dan menutup pembuluh-pembuluh darah.
Sebagai tambahan dari efek iskemia langsung dari faktor-faktor diatas, masih harus diperhatikan terjadinya kerusakan edotil, penumpukan trombosit dan edema. Semua inidapat menyebabkan nekrosis jarigan akibat lebih terganggunya aliran darah kapiler. Kerusakan endotil juga menyebabkn pembuluh darah mudah rusak bila terkena trauma.
Faktor tubuh sendiri (faktor intrinsik) juga berperan untuk terjadinya dekubitus antara lain;

FAKTOR INTRINSIK
• Selama penuaan, regenerasi sel pada kulit menjadi lebih lambat sehingga kulit akan tipis (tortora & anagnostakos, 1990)
• Penyakit-penyakit neurologik, penyakit-penyakit yang merusak pembuluh darah, seperti stroke sehingga juga mempermudah dan memperjelek dekubitus
• Kandungan kolagen pada kulit yang berubah menyebabkan elastisitas kulit berkurang sehingga rentan mengalami deformasi dan kerusakan.
• Kemampuan sistem kardiovaskuler yang menurun dan sistem arteriovenosus yang kurang kompeten menyebabkan penurunan perfusi kulit secara progresif.
• Sejumlah penyakit yang menimbulkan seperti DM yang menunjukkan insufisiensi kardiovaskuler perifer dan penurunan fungsi kardiovaskuler seperti pada sistem pernapasan menyebabkan tingkat oksigenisasi darah pada kulit menurun.
• Status gizi, underweight atau kebalikannya overweight
• Anemia
• Hipoalbuminemia yang mempermudah terjadinya dekubitus dan memperjelek penyembuhan dekubitus, sebaliknya bila ada dekubitus akam menyebabkan kadar albumin darah menurun
• Keadaan hidrasi/cairan tubuh perlu dinilai dengan cermat.

FAKTOR EKSTRINSIK
• Kebersihan tempat tidur,
• alat-alat tenun yang kusut dan kotor, atau peralatan medik yang menyebabkan penderita terfiksasi pada suatu sikap tertentu juga memudahkan terjadinya dekubitus.
• Duduk yang buruk
• Posisi yang tidak tepat
• Perubahan posisi yang kurang

PENAMPILAN KLINIS DARI DEKUBITUS
Karakteristik penampilan klinis dari dekubitus dapat dibagi sebagai berikut;
Derajat I Reaksi peradangan masih terbatas pada epidermis, tampak sebagai daerah kemerahan/eritema indurasi atau lecet.
Derajat II Reaksi yang lebih dalam lagi sampai mencapai seluruh dermis hingga lapisan lemah subkutan, tampak sebagai ulkus yang dangkal, degan tepi yang jelas dan perubahan warna pigmen kulit.
Derajat III Ulkus menjadi lebih dalam, meliputi jaringan lemak subkutan dan menggaung, berbatasan dengan fascia dari otot-otot. Sudah mulai didapat infeksi dengan jaringan nekrotik yang berbau.
Derajat IV Perluasan ulkus menembus otot, hingga tampak tulang di dasar ulkus yang dapat mengakibatkan infeksi pada tulang atau sendi.
Mengingat patofisiologi terjadinya dekubitus adalah penekanan pada daerah-daerah tonjolan tulang, harusla diingat bahwa kerusakan jaringan dibawah tempat yang mengalami dekubitus adalah lelih luas dari ulkusnya.






Jika tidak ditangani dengan baik, maka dekubitus dapat meningkat dari iritasi yang kecil tanpa disertai dengan robeknya kulit sampai tahap yang dapat mengancam jiwa pasien, baik oleh luasnya kerusakan kulit maupun infeksi.

Stroke merupakan penyakit gangguan fungsional otak berupa kelumpuhan saraf/deficit neurologik akibat gangguan aliran darah pada salah satu bagian otak. Secara sederhana stroke didefinisi sebagai penyakit otak akibat terhentinya suplai darah ke otak karena sumbatan atau perdarahan, dengan gejala lemas / lumpuh sesaat atau gejala berat sampai hilangnya kesadaran, dan kematian. Stroke bisa berupa iskemik maupun perdarahan (hemoragik).

Pada stroke iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerotik atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah, melaui proses aterosklerosis. Pada stroke pendarahan (hemoragik), pembuluh darah pecah sehingga aliran darah menjadi tidak normal, dan darah yang keluar merembes masuk ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya.


Secara detil gejala dan tanda stroke adalah:
• Adanya serangan defisit neurologis fokal, berupa Kelemahan atau kelumpuhan lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh
• Hilangnya rasa atau adanya sensasi abnormal pada lengan atau tungkai atau salah satu sisi tubuh. Baal atau mati rasa sebelah badan, terasa kesemutan, terasa seperti terkena cabai, rasa terbakar
• Mulut, lidah mencong bila diluruskan
• Gangguan menelan : sulit menelan, minum suka keselek
• Bicara tidak jelas (rero), sulit berbahasa, kata yang diucapkan tidak sesuai keinginan atau gangguan bicara berupa pelo, sengau, ngaco, dan kata-katanya tidak dapat dimengerti atau tidak dipahami (afasia). Bicara tidak lancar, hanya sepatah-sepatah kata yang terucap
• Sulit memikirkan atau mengucapkan kata-kata yang tepat
• Tidak memahami pembicaraan orang lain
• Tidak mampu membaca dan menulis, dan tidak memahami tulisan
• Tidak dapat berhitung, kepandaian menurun
• Tidak mampu mengenali bagian dari tubuh
• Hilangnya kendalian terhadap kandung kemih, kencing yang tidak disadari
• Berjalan menjadi sulit, langkahnya kecil-kecil
• Menjadi pelupa ( dimensia)
• Vertigo ( pusing, puyeng ), atau perasan berputar yang menetap saat tidak beraktifitas
• Awal terjadinya penyakit (Onset) cepat, mendadak dan biasanya terjadi pada saat beristirahat atau bangun tidur
• Hilangnya penglihatan, berupa penglihatan terganggu, sebagian lapang pandangan tidak terlihat, gangguan pandangan tanpa rasa nyeri, penglihatan gelap atau ganda sesaat
• Kelopak mata sulit dibuka atau dalam keadaan terjatuh
• Pendengaran hilang atau gangguan pendengaran, berupa tuli satu telinga atau pendengaran berkurang
• Menjadi lebih sensitif: menjadi mudah menangis atau tertawa
• Kebanyakan tidur atau selalu ingin tidur
• Kehilangan keseimbangan, gerakan tubuh tidak terkoordinasi dengan baik, sempoyongan, atau terjatuh
• Gangguan kesadaran, pingsan sampai tidak sadarkan diri

Jadi perlu diperhatikan titik potensial untuk terjadinya dekubitus pada pasien post stroke


PENGELOLAAN DEKUBITUS
Pengelolaan dekubitus diawali dengan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya dekubitus dengan mengenal penderita risiko tinggi terjadinya dekubitus, misalnya pada penderita yang immobil dan konfusio.
Usaha untuk meremalkan terjadinya dekubitus ini antara lain dengan memakai sistem skor Norton. Skor dibawah 14 menunjukkan adanya risiko tinggi untuk terjadinya dekubitus. Dengan evaluasi skor ini dapat dilihat perkembangan penderita
Tindakan berikutnya adalan menjaga kebersihan penderita khususnya kulit, dengan memandikan setiap hari. Sesudah keringkan dengan baik lalu digosok dengan lotion, terutama dibagian kulit yang ada pada tonjolan-tonjolan tulang. Sebaiknya diberikan massase untuk melancarkan sirkulasi darah, semua ekskreta/sekreta harus dibersihkan dengan hati-hati agari tidak menyebabkan lecet pada kulit penderita.
Tindakan selanjutnya yang berguna baik untuk pencegahan maupun setelah terjadinya dekubitus adalah:

1. Meningkatkan status kesehatan penderita;
umum; memperbaiki dan menjaga keadaan umum penderita, misalnya anemia diatasi, hipoalbuminemia dikoreksi, nutirisi dan hidarasi yang cukup, vitamin (vitamin C) dan mineral (Zn) ditambahkan.
khusus; coba mengatasi/mengoabati penyakit-penyakit yang ada pada penderita, misalnya DM.
2. Mengurangi/memeratakan faktor tekanan yang mengganggu aliran darah;
a. Alih posisi/alih baring/tidur selang seling, paling lama tiap dua jam. Keberatan pada cara ini adalah ketergantungan pada tenaga perawat yang kadang-kadang sudah sangat kurang, dan kadang-kadang mengganggu istirahat penderita bahkan menyakitkan.
b. Kasur khusus untuk lebih memambagi rata tekan yang terjadi pada tubuh penderita, misalnya; kasur dengan gelembung tekan udara yang naik turun, kasur air yang temperatur airnya dapat diatur. (keberatan alat canggih ini adalah harganya mahal, perawatannya sendir harus baik dan dapat ruasak)
c. Regangan kulit dan lipatan kulit yang menyebabkan sirkulasi darah setempat terganggu, dapat dikurangi antara lain;
• Menjaga posisi penderita, apakah ditidurkan rata pada tempat tidurnya, atau sudah memungkinakan untuk duduk dikursi.
• Bantuan balok penyangga kedua kaki, bantal-bantal kecil utuk menahan tubuh penderita, “kue donat” untuk tumit,
• Diluar negeri sering digunakan kulit domba dengan bulu yang lembut dan tebal sebagai alas tubuh penderita.

d. Pemberian electrical stimulation
woundEL®-therapy atau electrical stimulation pada kasus ulcer adalah kombinasi yang efektif, dimana digunakan impuls LF DC dan dapat diaplikasikan baik pada pengobatan kasus akut, subakut dan luka kronis.
woundEL®-therapy terdiri dari alat terapi stimulasi dengan electrode yang dibalut dan electrode yang dicelupkan. Elektrode yang kontak dengan luka adalah electrode yang dibalut dengan balutan steril lapisan medical grade hydrogel yang tidak hanya melembabkan luka tetapi juga mengabsorbsi cairan luka yang berlebihan
Bagitu tampak kulit yang hiperemis pada tubuh penderita, khsusnya pada tempat-tempat yang sering terjadi dekubitus, semua usaha-usahan diatas dilakukan dengan lebih cermat untuk memperbaiki iskemia yang terjadi, sebab sekali terjadi kerusakan jaringa upaya penyembuhan akan lebih rumit.

Bila sudah terjadi dekubitus, tentukan stadium dan tindakan medik menyesuaikan apa yang dihadapi:
1. Dekubitus derajat I
Dengan reaksi peradangan masih terbatas pada epidermis;
kulit yang kemerahan dibersihkan hati-hati dengan air hangat dan sabun, diberi lotion, kemudian dimassase 2-3 kali/hari.
2. Dekubitus derajat II
Dimana sudah terjadi ulkus yang dangkal;
Perawatan luka harus memperhatikan syarat-syarat aseptik dan antiseptik.
Daerah bersangkutan digesek dengan es dan dihembus dengan udara hangat bergantian untuk meransang sirkulasi.
Dapat diberikan salep topikal, mungkin juga untuk meransang tumbuhnya jaringan muda/granulasi,
Penggantian balut dan salep ini jangan terlalu sering karena malahan dapat merusakkan pertumbuhan jaringan yang diharapkan.
3. Dekubitus derajat III
Dengan ulkus yang sudah dalam, menggaung sampai pada bungkus otot dan sering sudah ada infeksi;
Usahakan luka selalu bersih dan eksudat disusahakan dapat mengalir keluar.
Balut jangan terlalu tebal dan sebaliknya transparan sehingga permeabel untuk masukknya udara/oksigen dan penguapan.
Kelembaban luka dijaga tetap basah, karena akan mempermudah regenarasi sel-sel kulit.
Jika luka kotor dapat dicuci dengan larutan NaCl fisiologis.
Antibiotik sistemik mungkin diperlukan.
4. Dekubitus derajat IV
Dengan perluasan ulkus sampai pada dasar tulang dan sering pula diserta jaringan nekrotik;
Semua langkah-langkah diatas tetap dikerjakan dan jaringan nekrotik yang adal harus dibersihkan , sebaba akan menghalangi pertumbuhgan jaringan/epitelisasi.
Beberapa preparat enzim coba diberikan untuk usaha ini, dengan tujuan mengurangi perdarahan, dibanding tindakan bedah yang juga merupakan alternatif lain. Setelah jaringan nekrotik dibuang danluka bersih, penyembuhan luka secara alami dapat diharapkan.
Beberapa usaha mempercepat adalah antara lain dengan memberikan oksigenisasi pada daerah luka,
Angka mortalitas dekubitus derajat IV ini dapat mencapai 40%.

Popular Posts